Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Dari seorang kawan

Seorang kawan mengirimkan tulisan ini pada private message ku pagi ini

“Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengobati segala luka di hati orang yang mendengarnya.Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya”

Bukan tanpa sebab. Karena pada saat ini kami sedang mengalami peristiwa yang sama persis. Ada sebuah kebetulan yang begitu aneh, yang menurutku ini bukan sebuah kebetulan. Aku yakin bahwa Allah punya sebuah rahasia tentang keadaan yang pada saat ini sedang kami alami. Dia dengan orang yang dicintainya. Dan aku, dengan orang yang saat ini sedang mengisi sebuah ruang yang telah lama kosong. Ada sebuah keindahan disini.

Kemarin, ketika kami mendiskusikan ini, ketika aku menganggap ini adalah sebuah keanehan, dia hanya bilang, “Kak, hati itu rahasia Allah. Allah yang mampu membolak balik hati manusia. Apapun yang kakak rasakan saat ini, memang hanya Allah yang tahu. Jalani aja dulu,” lalu tersenyum.

Aku mencoba untuk meyakininya. Mencoba untuk mengerti bahwa kali ini, memang takdir Allah yang sedang berjalan atasku. Aku menyadari itu. Bahwa jarak dan waktu yang menghadang ini hanya penguji. Apakah aku bisa menerima ini dan menjalani semuanya dengan baik dan sabar. Aku percaya padanya. Seperti kata seorang teman yang lain, bahwa ketika dia bersedia membuka dirinya, sebagian dari dirinya, itu adalah saat bahwa dia memang menganggap serius perjalanan ini. Bahwa, aku harus menerima dirinya satu paket. Benar-benar satu paket. Kurangnya, dan lebihnya. Permainan gitarnya yang jago, kesabarannya, kemampuannya membuatku tertawa bahkan ketika aku sedang marah, mengertinya akan ku yang tak mampu mengontrol emosi, narsisnya, kebandelannya, dan satu hal, yang membuatku berpikir keras tentang perjalanan ini. Seluruhnya. Satu paket dirinya.

Tapi, apakah dengan menyanyikan lagu-lagu Kla Project maka semua masalah akan selesai? Tentu tidak. dan dia menyadari itu. Dia hanya bisa bilang, bahwa dia akan berusaha memperbaiki hal yang begitu telanjur melekat dalam dirinya. Yang entah kenapa, masih berat untukku menerima itu. Tapi, bagaimanapun, kemungkinan untuk dia bisa berubah itu selalu ada. Dan aku hanya bisa berharap, seperti Allah yang mampu membalik hatiku dan memaksaku untuk mengisi kekosongan pada sebuah ruang yang hampa itu, seperti itu juga Allah mampu membalik hatinya untuk meninggalkan hal buruk yang saat ini sedang dilakukannya.

Jadi, aku berharap, bahwa Semoga kisah yang tidak Sempurna ini, hanya membuat Gerimis dalam hidup kami; tetapi tidak menghasilkan badai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: