Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

will you marry me??

Minggu pagi, terbangun karena alarm hpku. Bangkit dengan mata yang terasa masih mengantuk dan mematikan alarm, karena teringat, it was sunday. Libur, dan berniat melanjutkan tidurku. Tapi, ada sebuah pesan masuk. Aku cek dengan mata yang masih menyipit karena kantuk.

“Mah, nkh yuk..”
Pengirim :
Abang
+6285641******
Dikirim :
01:47:21
23-11-2008

Weaks…….!!!!!!!!!!! Mataku yang tadinya masih ngantuk kontan terbuka lebar melihat isi sms yang masuk pagi tadi. Salah makan apa nih orang??? Tiba-tiba ngirim sms se-ektrim itu. Bikin kaget aja. Sumpah. Dan niat untuk tidur lagi langsung bubar jalan.

Sepanjang hari nggak bisa mikir. Kepikiran sms itu melulu. Ini serius atau becanda? Atau salah kirim? Atau salah makan kali??? Sampai akhirnya kepalaku sakit mikirin ini terus.KAWIN???? yang bener aja!!!!

Dan sorenya, aku konfirmasi soal pernyataan itu. Dan dia tau kalau aku pasti kaget dan mungkin sedikit shock ditodong dengan pernyataan seperti itu. Aku ketawa, karena aku pikir dia emang becanda. Lega juga akhirnya. Tapi dia malah bilang,

“Itu beneran loh, mah. Aku serius…” katanya. Mampus,,,,
“Ah, becanda abang,,,” kataku masih mencoba menetralisir semuanya.
“Nggak. Itu serius. Tapi nanti, aku kumpulin uang dulu, ya….”
MAMPUS!!!!!!!!!!!!!!!!! BENER2 MAMPUS!!!!!!!!!!

Dan akhirnya aku keluarkan alasan2 yang membuatnya harus menunda ini. Ada beberapa hal yang ingin aku selesaikan dulu. Aku masih ingin melanjutkan S2 kalau bisa, karena kampus juga meminta seperti itu, supaya kualitas dosen bisa meningkat. Aku juga masih nyaman dengan pekerjaanku yang bisa dibilang triple ini. Dan akhirnya, karena aku belum siap jadi istri orang. heheheh….sebenarnya itu intinya. Hey, aku memang udah tua. Aku tau itu. 28. itu adalah umur yang sangat pantas untuk punya anak 2. Tapi, kesiapan menikah juga bukan ditentukan oleh umur, kan????

Dan akhirnya dia mengerti.

“Okelah, aku tunggu aja, sampai kamu siap.” kata-kata yang membuat aku sedikit lega. Artinya, pembicaraan soal married ini akan tertunda untuk beberapa saat.

Dan tadi pagi, sampai di lab. kerja lagi.  Dan rencananya, sebelum ada yang praktek, mau bersihin virus dulu. Semua komputer kena virus. Harus discan ulang, trus di Deep Freeze ajalah. Kalo perlu USB-nya dibikin disable aja. Dari pada tiap hari mesti urusan sama virus melulu. Capek…..

Dan ber-YM dengan Joni dari Data Center soal undangan buat menabalkan nama anaknya. Dan merembet ke soal, “Nikah itu enak loh bu” hueehehehehe…. “Mudah2an 2009 ntar undangannya mulai ada buat kami ya,,,” wakakakakakak…

Tiba-tiba ada sms masuk.
“Mah, nkh aja yuk…”
Pengirim :
Abang
+6285641******
Dikirim :
09:30:18
24-11-2008

Aaarrrrrrrggggghhhhhhhhhh……….lagi??? Ini orang kenapa sih???? Aneh-aneh aja. Gak biasanya jadi tukang maksa kayak gini. Emang yang kemarin aku bilangin itu gak jelas juga?? Dan ini bikin aku nervous abis. Gila aja. Dan akhirnya aku sms balik. tanya, kenapa dia seperti ini. Gak biasanya dia terus-terusan membahas sesuatu yang mestinya udah clear. Tapi dia bilang, “G tau mah..q bsn sendiri.” Dan harus aku ulangi lagi tentang ketidaksiapanku itu. Mesti berapa kali sih jelasinnya??? Bikin bingung aja…Permintaan yang aneh….

Kenapa sih tiba-tiba topik kawin nikah ini harus terus berulang selama bulan ini? kenapa pembahasannya harus seputar ini terus dan umurku yang memang udah mulai tua? What’s wrong being single? Aku masih menikmati masa lajangku. Sangat. Dan tiba-tiba, persoalan kawin nikah ini justru harus keluar dari dia?? What the hell??

Should I answer ‘YES’??

Iklan

3 responses to “will you marry me??

  1. Nesia! 24 November 2008 pukul 3:14 pm

    dalam “pemahaman standar” umum, penolakan itu mgkin memang aneh, bahkan gila bagi sebagian orang yang sudah mulai dilanda “kepanikan” soal tenggat waktu menikah. Tapi kan ga semua orang harus bersepakat dengan standar umum, ga setiap perempuan mesti panik dengan angka tertentu.

    Soal nikah itu enak, ga selalu jg kok. Sama aja kek melajang. Kadang enak, kadang eneg.

    Tulisan yg kuat, sangat kuat malah, kalau saja tidak ditutup dengan kalimat terakhir yg mengandung dan mengundang keraguan itu: Should I answer yes?

    thanx kunjungan balasannya bang Toga. tulisan yg kuat??? becanda jg neh….baru belajar nulis saya hehehe…
    mungkin saya emang aneh ya,,,,dilamar malah nolak2 huehehehe….sindrom takut kawin jg kali ya…padahal dah tua saya ini!!
    tapi liat2 kondisi dan situasi jg lah. kelamaan melajang atau terlalu sering nolak, kesannya sok kali awak ini jadi perempuan…wakakakakaak…..
    sering2 berkunjung bang toga

  2. maureen80 30 November 2008 pukul 1:54 am

    hahahaha…. kok sama panik nya dengan aku ya klo udah di”tembak” urusan nikah2 kyk gini??

    hiii…. syereeemm.. klo aku siy jujur lom siyap untuk masuk dalam “penjara” komitmen seumur hidup…

    ahk… selalu saja gamang..

    hehehehee…iya nih….mikirnya yg negatif2 dulu. panik aja klo dah ditembak urusn gini….bingung jawabnya apaan….
    atau….takut keluar dari safety zone-ku….my happy single life ever…..
    mgkn kali ya…..:D

  3. angelwithoutwing 24 Januari 2009 pukul 6:02 pm

    Aq seorang cowok. 8 tahun aq pacaran, ampe bosen orang ngliatnya putus nyambung gak karuan. Aku juga paling males denger kata kata nikah. Alasannya klise, supaya hidup kita gak dibatasi. Pengen bebas, pengen berkarir, pengen nabung dulu …. pokoknya banyak deh alasannya. Herannya cewek saya g pernah nuntut macem-macem. Dia ngikut aja mauku.
    Suatu hari, aq liat dia lagi tidur (pake acara ngiler lagi). Tiba2 aj aku pengen merried. Langsung aja aku ajak dia kawin. Nikahlah qt. Dan ternyata menikah itu bukanlah sesuatu yang menakutkan ….

    ini bukan soal ketakutan kali ya bro
    cuma ketidaksiapan menghadapi kehidupan yg tdinya single menjadi double (hehehe…apa bedanya ya….)
    tapi aku percaya lah, bahwa Tuhan akan memberikan segala sesuatunya sesuai dgn kebutuhan kita dan tepat pada waktunya

    salam kenal bro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: