Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Gerimis

Dulu, aku biasa dan terlalu sering bilang tolol pada orang-orang yang selalu berpatokan dengan in the name of love. Itu adalah alasan yang paling konyol yang pernah aku dengar. Aku pikir, dengan logikaku, tak akan pernah aku menyampaikan alasan seperti itu, apapun yang terjadi.Tapi ternyata, hidup memang tak selalu berjalan seperti yang kita mau. Karena kita sama sekali tak bisa menolak ketika, sebuah cinta yang begitu indah dengan santai dan kurang ajar menyusup tanpa bisa dilawan. Bahkan ketika pencegahan dioptimalkan. Tetap saja tak bisa menolaknya.

Apakah kali ini pun aku akan buat sebuah alasan in the name of love, sama seperti alasan yang dulu pernah aku tertawakan ketika seorang temanku ada dalam sebuah persimpangan yang tak ingin memilih jalan mana yang harus diambilnya.

Entahlah, aku hanya berharap bahwa, gerimis kali ini tak akan menghasilkan badai yang akan memporakporandakan semuanya. Karena aku masih ingin dia ada disini.

Itu saja

“Kekasih…andai saja kau mengerti
Harusnya kita, mampu lewati itu semua
Kekasih…andai saja kau pahami
Semua hanya satu ujian ‘tuk cinta kita
Dan bukan alasan untuk berpisah”

Gerimis – Kla Project

Iklan

4 responses to “Gerimis

  1. tompi 19 Januari 2009 pukul 12:16 am

    hati gak pernah salah bro..

    hati memang gak pernah salah. gw jg gak pernah nyalahin hati kok

  2. tompi 19 Januari 2009 pukul 5:29 pm

    kalo hati gak pernah salah, trus siapa yang salah dunk kalo gitu???

    mungkin gw

  3. Nesia! 20 Januari 2009 pukul 6:07 pm

    gerimis akan selalu jatuh berbaris.
    pun badai masih akan terus melukai.
    tapi bahkan hujan pun membawa janji kehidupan.

    dia datang mengantar sekeping musim, segelombang angin, dan rindu yang semakin ingin.

    but stay alive! (say it: i’m alive, i’m alive. *dora mode on*)

    dalam seringai badai, atau gemulai sepoi, tentukan titikmu bertolak dan berlabuh. jangan biarkan alur pelayaran rindumu dibajak siapa saja, pun oleh dia, kepada siapa rasamu tertuju.

    seluruh kuntum bunga boleh luruh berguguran, tapi tegaklah dan jangan memohon seperti orang kesepian.

    berhasil! berhasil! berhasil! *dora mode off*

    Kira-kira demikianlah speak of my peace untuk hari ini. Makasih.

    fiuuuhhhh……komen yg dalam…
    bikin saya mikir dan terus yakin, bahwa dalam tiap tawa pasti tetap terselip tangis
    tapi, bagaimanapun, seperti saya yang selalu berjalan tegap ketika sakit menghajar diri
    seperti itu juga yang akan saya lakukan hingga nanti, apapun yang terjadi

    sakit boleh terus datang, tapi senyum tak akan lekang

    thanks for speak of the day-nya bang toga
    jgn bosan ingatkan saya tentang hidup yang memang tak gampang

    peace…hehehehe…..

    ps:dora????

  4. easy 20 Januari 2009 pukul 7:44 pm

    cinta antara 2 anak manusia kan ga pernah abadi.
    suatu saat pasti akan terpisah.

    yup,,,bener mbak
    makanya, sebelum kesandung, saya udah siap2 duluan buat patah hati
    hehehehe…..

    salam kenal mbak…..thanks udah mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: