Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Congratulation To My Dear Friend

Sabtu kemarin,tiffany-wedding-ring hari yang sangat istimewa buat kawanku. Kawan sekantor plus adik kelas di kampus. He’s getting married. Congratulation, bro. Ini tak akan mudah pastinya, tapi yakinlah segala sesuatu yang diawali dengan baik pasti akan berjalan baik juga nantinya. Pulang kantor, bareng Fachrid minus istrinya, Suherman dan mahasiswanya Suherman kami berangkat. Sampai disana ternyata sudah menunggu kawan-kawan yang lain, terutama yang seangkatan dengan Hermansyah. Dan juga, calon istri Suherman. Akhirnya bisa kenalan juga dengan kakak yang selama ini aku dengar dari curhat Suherman. Pasti perempuan yang memang pantas untuk jadi istri kawanku nantinya.

Bertemu lagi dengan kawan-kawan sealmamater yang pertama kali ditanya adalah, “Kak Wir pasangannya yang mana?” Dan sambil tertawa aku menunjuk Fachrid. Huahahaha,,,,kontan pada ngakak semuanya. “hayoo..selingkuh kalian ya…” Fachrid cuma bisa tertawa. Kalau udah ngumpul rame-rame kayak gitu memang semuanya bisa gila. Tapi melihat adik-adik kelasku yang datang dengan pacarnya, suaminya, istrinya dan anaknya, rasanya seperti apa ya…..Seperti melihatku sekitar 5 tahun lagi. Mungkin akan seperti itu juga mungkin ya.

Dan Hermansyah, yang jelas-jelas 4 tahun dibawahku, sudah berpacaran serius selama 5 tahun dengan istrinya yang baru saja dinikahinya itu, akhirnya mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya untuk mengganti statusnya menjadi suami. Keputusan yang membuatku salut. Bukan apa-apa, pasangan muda yang memutuskan untuk menikah memang membuatku kagum. Keputusan yang diambil bukan main-main. Keputusan untuk seumur hidup mereka. Menjalani hidup dengan orang yang sama yang dijumpai setiap pagi dan malam, setiap hari, selama bertahun-tahun. Itu pasti bukan keputusan yang mudah. Tapi mereka berani mengambil segala konsekuensinya. Dan usia mereka juga masih muda. Hermansyah 25 tahun dan istrinya 22 tahun. Masih cukup muda. Karena ketika di usia 22 tahun itu adalah saat dimana aku masih begitu bersemangat belajar di bangku kuliah, semangat mengikuti berbagai organisasi kampus dan semangat untuk mulai mencari pekerjaan sampingan.

Setengah jam di resepsi, waktunya pulang. Salaman dengan pengantin, yang diselipkan satu pesan “Semoga ikutan ya kak,” hehehe….kalau saya sih masih beberapa tahun lagi. Menikah, nanti dululah. kalau saya memang benar-benar siap untuk menjumpai orang yang sama setiap pagi. 😀

Akhirnya, selamat menempuh hidup baru kawan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: