Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Tentang Facebook Page “Say No To Megawati”

“Orang-orang sering mengatakan bahwa perubahan itu baik. Itu artinya, sesuatu yang biasanya tidak Anda inginkan telah terjadi.” Meg Ryan, aktris Amerika Serikat – dari sini

Belakangan ini, semakin luas fenomena Facebook menyebar. Situs jejaring pertemanan ini tidak hanya menghubungkan orang per orang menjadi sebuah jaringan yang bisa menghubungkan kembali silaturahmi terhadap teman lama yang telah lama tak bersua. Tapi lebih daripada itu. Karena seperti diketahui bahwa Barrack Obama juga memanfaatkan Facebook untuk kampanye presiden. Dan itu juga menular pada para politikus dinegara tercinta ini.

Tapi, ternyata tidak hanya itu. Karena belakangan muncul sebuah Page yang dianggap menyusahkan. Menyusahkan segelintir orang. Padahal sebenarnya, gerakan (terselubung) ini dibuat untuk menyuarakan aspirasi rakyat yang benar-benar ingin pemerintahan yang akan dipilih tanggal 9 April nanti benar-benar bersih. Tanpa dikotori oleh orang-orang yang hanya ingin mengambil keuntungan dari negara yang sudah telanjur berantakan ini. Page itu bernama “Say No To Megawati“. Ketika aku mendaftar menjadi salah satu member, jumlah anggota masih sekitar 34-ribuan, termasuk aku. Dan ternyata gerakan sederhana yang dimulai dari (mungkin) keisengan orang tak dikenal itu bergulir seperti bola salju, menjadi semakin besar dan menyentuh angka fantastis , 97000 orang, hanya dalam waktu 3 hari.

Tapi kenyataan itu ternyata menghantam dengan telak para pendukungnya. Maka laporan pun dilayangkan oleh Sekjen PDIP ke Banwaslu. Dan setelah selama 3 hari menjadi perdebatan di media nasional, tadi malam menjelang pagi sekitar pukul 1 dinihari, sebelum member mencapai angka 100000, ditutup juga akhirnya. Benar-benar mengecewakan. Bagaimana akhirnya kebebasan berpendapat yang didengungkan di Indonesia akhirnya dikebiri. Seperti inikah Demokrasi yang akan dipraktekkan di jaman Reformasi ini? Sebuah media publik bernama internet juga harus tunduk pada aturan orang-orang yang tak bisa menerima penolakan dan perbedaan? Apa itu artinya demokrasi juga sudah mati?

Tapi ternyata gerakan ini tak juga surut hanya karena ditutup. Ketika satu page ditutup, muncul lagi orang-orang yang meneruskan gerakan ini. Muncul lagi sebuah page baru yang lebih teratur, terorganisir dan diharapkan akan menjadi sebesar pendahulunya. Dan memang, ketika aku menulis ini, jumlah anggota tercatat sudah 20.771, padahal page ini baru dibuat pukul 2 dinihari tadi. FANTASTIS! Betapa sebenarnya masih banyak yang peduli akan Indonesia. Betapa sebenarnya masih banyak pemuda-pemuda yang berbakat, melek teknologi yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa ini.

Gerakan ini sulit dibendung.  Ini bukan black campaign seperti yang dituduhkan. Ini murni bentuk dari kegelisahan rakyat akan pemimpinnya. Dan gerakan seperti ini juga murni suara dan inspirasi dari rakyat Indonesia. Jadi, ketika gerakan-gerakan ini muncul sudah semestinyalah dipertimbangkan, diperhitungkan untuk kemudian diperbaiki. Bukan justru malah dimusuhi dan akhirnya dibungkam kebebasan berpendapat seperti ini. Kami, pemuda Indonesia hanya ingin didengar. Kami muak dengan segala bentuk kemunafikan yang ditebar dan merusak bumi Indonesia ini. Jadi, perhatikan apa yang kami lakukan. Karena ini hanya untuk Indonesia kita.

Seperti yang dikutip dari tulisan enda nasution dipolitikana,
WE WILL NOT GO DOWN
IN THE NIGHT
WITHOUT A FIGHT…..

FIGHT FOR FREEDOM!!!

One response to “Tentang Facebook Page “Say No To Megawati”

  1. Anjari Umarjianto 8 April 2009 pukul 9:51 am

    suarakan dengan lantang suara blogger!!!

    ini bukti bahwa kita MEMANG PEDULI!!!! hidup blogger!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: