Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Tentukan Takdirmu

” This is our destiny.”

Itu kalimat penutup yang diucapkan Jamal Malik ketika akhirnya bertemu Latika, cinta pertamanya diakhir film Slumdog Millionaire yang akhirnya bisa aku nikmati juga.

Film yang benar-benar menyentuh. Menampilkan sisi lain dari sebuah bentuk perjalanan nafas dan bumi bernama kehidupan.  Sisi yang tak pernah tersentuh olehku, jauh dari bayanganku. Tentang perjalanan takdir.

Mungkin di Indonesia sendiri kita pernah melihat film seperti ini di Daun Diatas Bantal, yang juga menampilkan perjalanan hidup anak jalanan. Hidup yang begitu keras yang harus mereka jalani. Bagaimana bertahan dalam kehidupan yang tidak mudah ini. Tapi, Slumdog Millionaire menampilkan lebih dari itu. Tentang bagaimana meyakinkan kita bahwa “hidup memang benar-benar pilihan”.

Berjalan dalam kerasnya kehidupan jalanan menjadikan sepasang saudara menempuh jalan yang berbeda. Ada begitu banyak pilihan didunia ini, tapi  pilihan yang berlaku untuk mereka hanya sedikit. Pilihan itu hanyalah, mengikuti alur kerasnya hidup dijalanan dengan arti menjadi bagian dari kekerasan itu, atau memilih untuk menghindar dan mengambil jalan lain, menjadi seseorang yang jauh lebih baik.

Dipersimpangan jalan itu, akhirnya Jamal Malik dan Salim memutuskan untuk berpisah, menempuh takdir yang mereka pilih. Salim memutuskan untuk terjun dalam kerasnya hidup, menjadi anggota Mafia India, tapi Jamal memutuskan untuk hidup dijalur baik-baik. Dan seorang perempuan, Latika, jugalah yang membuat mereka berpisah.

Dalam pencariannya pada Latika, cinta sejatinya, membawa Jamal duduk di sebuah kursi panas Who Wants To Be Millionaire. Sebuah kuis yang memberikan hadiah puluhan juta rupee jika peserta bisa menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh presenter.Jamal tak pernah tertarik pada uang. Dia menjadi peserta kuis itu hanya ingin agar Latika melihatnya, karena dia tau bahwa Latika menyukai kuis itu.

Latika, perempuan yang dijumpainya ketika dia masih kecil. Sampai akhirnya keadaan membuat mereka harus berpisah. Bertahun kemudian, Jamal tak bisa melupakan Latika, malah terus mencarinya. Pertemuan pertama mereka setelah terpisah ternyata bukan berakhir bahagia. Karena Salim yang kemudian memutuskan untuk menjadi anggota Mafia merebut paksa Latika dari Jamal. Dan hal itu membuatnya harus pergi.

Ketika Jamal berusia 18 tahun, hidupnya mulai lebih baik. Tapi tetap, tak bisa melupakan Latika. Dia bekerja sebagai Office Boy disebuah perusahaan call center. Disela-sela pekerjaannya, sebuah kesempatan datang untuk mencari saudaranya. Dan akhirnya mereka bertemu. Dengan membuntuti Salim, akhirnya jamal berhasil bertemu lagi dengan Latika, yang ternyata sudah menjadi istri dari bos Salim yang Mafia.  Tapi kali ini, Jamal tak mau menyerah. Tak akan menyerah untuk melepas cintanya yang sudah didepan mata.

Pertemuannya dengan Latika diketahui suami Latika dan Salim yang kemudian menyembunyikan Latika ke luar kota. Jamal tak putus asa. Kalau dia tak bisa mengetahui dimana Latika, dia harus membuat Latika tau dia ada dimana. Dan kemudian Who Wants To Be Millionaire menjadi jalan keluarnya.

Perjalanan hidupnya yang sulit membuatnya secara mengejutkan mampu menjawab hampir semua pertanyaan yang diajukan. Tapi presenter kuis merasa bahwa Jamal melakukan kecurangan dan kemudian dia memanggil polisi. Jamal diinterogasi, kemudian keluarlah seluruh cerita tentang hidupnya, tentang bagaimana dia bisa menjawab setiap pertanyaan itu. Akhirnya, setelah mendengar pengakuannya, Jamal diijinkan pulang dan mengikuti kuis lagi. Angka sudah mencapai 10 juta rupee. Tinggal satu pertanyaan lagi, maka hadiah utama akan dibawa pulang. 20 juta rupee.

Film ini bercerita tentang jangan pernah menyerah pada takdir. Memang, Tuhanlah yang menentukan takdir manusia sejak awal penciptaan dan masa kelahiran. Tapi, perjalanan takdirlah yang membuat kita sampai pada tempat kita sekarang. Perjalanan takdirlah yang membuat hidup ini menjadi penuh warna dan dunia ini menjadi begitu ramai.

Hidup ini adalah tentang pilihan, bukan keinginan (seperti kata seorang kawan). Kita punya banyak sekali keinginan yang begitu ingin kita capai dalam hidup. Berusaha keras untuk mencapai keinginan-keinginan itu. Tapi, terkadang kita berada jauh dari keinginan itu. Tak jarang memang ada yang berhasil mencapai keinginannya, tapi tetap tidak bisa sesempurna keinginannya. Selalu saja ada kurangnya.

Dan takdir, kendati pun Tuhan sudah menciptakan itu sebagai garis tangan kita, perjalanan takdir masih bisa kita ubah. Kita bebas menentukan pilihan untuk terus, belok kiri atau belok kanan untuk mencapai takdir kita. Kita boleh berjalan dari arah manapun, karena pada akhirnya takdirlah yang menentukan segalanya. Jangan pernah menyerah. Selama kita masih bernafas, selalu ada celah kosong yang bisa kita lewati untuk menentukan langkah kita, untuk meraih takdir yang kita inginkan. Jangan pernah berhenti. Karena hidup adalah pilihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: