Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

when the second chance’s given

cupcake1-759670

Dear you

Happy anniversary.
Kemarin kalau  nggak diingatkan, mungkin lupa. Don’t know what to say. Karena ada begitu banyak yang terlewati. Kau bilang, berlalunya waktu tak terasa. Tapi ku bilang, ini sudah melewati banyak hal. Entah apa yang ada diotakku, ketika kau meminta kesempatan kedua. Yang jelas, menurutku setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua, no matter what. Tapi, itu adalah kesempatan terakhir. Dan itu kutegaskan padamu. Meski seeandainya kelak harus berantakan lagi semuanya, tak ada kesempatan ketiga. Karena itu sudah kubuktikan kepada yang lain.

Kita tau, belakangan ini semua hal yang berjalan tak begitu baik. Ada banyak keraguan yang terbersit ketika aku mempertanyakan arah kita. Tak ada yang bisa kau lakukan untuk meyakinkanku bahwa kita layak untuk sebuah perjalanan panjang ini. Semua hal menjadi begitu berantakan. Rasa perih mendominasi, airmata mengambil alih. Tapi memang tak ada penyesalan muncul. Kita anggap ini adalah sebuah fase yang memang harus terlewati. Dan kau bilang, jika kita menghadapinya bersama, apapun halangannya bisa kita lewati.

Aku tak mau kau berjanji begitu banyak. Cukup tetap ada ditempat dimana kau menemukanku, tak menyakitiku begitu rupa, menghargaiku sebagai partner, mendengarkanku dan tidak bertindak dan berkata bodoh. Itu saja. Selebihnya, bisa kita negosiasikan lagi, masih bisa berdiplomasi lagi. Yang jelas, segala hal harus sesuai dengan kesepakatan. Tak ada yang boleh mendominasi disini.

Sudah cukup banyak yang terlewati dalam perjalanan ini. Tak selalu hal baik, tak selalu tawa, tak selalu senang. Karena terkadang, sadar atau tidak, sering kali hal-hal buruk menyapa, menangis meski tak sering dan perih yang menghampiri sesekali. Tapi, kita sadar bahwa itu adalah warna, dan warna-warna seperti itu yang membuat dunia ini terus berputar dan menjadi begitu indah.

Jadi, aku tak punya clue akan sampai mana batas perjalanan ini. Apakah akan sepanjang perjalanan bumi; Akankah terganjal lagi, akankah terhalang lagi, aku tak pernah tau. Yang pasti, sampai kemana pun perjalanan ini berbatas, aku harap kita bisa melewatinya dengan baik. Dan segala perih, meski tak bisa dihilangkan, paling tidak masih bisa diminimalisasi.

Uhhmmm….jadi, Happy Anniversary, tuan muda

Luv ya

One response to “when the second chance’s given

  1. Nesia! 30 Juni 2009 pukul 6:09 pm

    cinta tumbuh karena hal2 yg indah… perpisahan terjadi disebabkan hal2 yg buruk. napa pulak harus milih yg buruk2…

    hapyy here, 4 both of U.

    indah dan buruk itu kan kyk dua sisi mata uang. kita nggak akan pernah lepas dari dua hal itu. tapi, aku pikir nggak salah kalo mencoba memperbaiki kesalahan, tul nggak bang?
    anyway, terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: