Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Love Me Like There’s No Tomorrow

mark“Kangennya….”

Itu yang kamu bilang disela-sela pembicaraan malam itu. Aku terdiam dengan pipi merah memanas. Tersenyum, meski kamu tak mengetahuinya.

“Apa ini ya yang namanya jatuh cinta, bawaannya kangeennn…terus…,”
“Mmmm….mungkin…”

Cuma satu kata itu yang akhirnya keluar dari bibirku. Masih dengan senyum dan pipi yang merah memanas. Kamu, selalu bisa membuatku melayang. Selalu bisa membuat segala rasa yang sudah membuncah ini menjadi mengembang begitu besar. Kamu tau, ketika kamu bersikap manis seperti itu akan membuatku semakin terikat padamu. Akan membuatku semakin sulit untuk lepas darimu. Yang jadi masalahnya adalah, apakah kamu juga seperti itu?

Jika boleh, ingin sekali malam itu tak berakhir diawal pagi. Hingga sepanjang malam hanya cintanya yang mengalir dalam nadi, menggantung di udara. Biar merasakan dia mencintaiku, seperti esok tak pernah ada.

Maukah kamu, mencintaiku seperti itu. Seperti malam itu. Ketika segala kelembutan tercurah penuh cinta dan memenuhi udaraku untuk kuhirup dalam nafasku hingga tersimpan, mengendap diparu-paru, bersemayam dijantung. Maukah kamu, mencintaiku seperti itu. Seperti malam itu. Ketika kita meminta kepada pagi untuk menunda kehadiran matahari sejenak, agar aku bisa mencumbui cintamu dipekatnya malam itu, yang hanya diterangi kepak sayap kunang-kunang. Maukah kamu, mencintaiku seperti itu. Seperti malam itu. Seperti ketika esok tak pernah ada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: