Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Yang Muncul Sekelebat

jenggot11Laki-laki berjenggot itu. Masa lalu yang sempat terlupakan, ketika saya tau dia menikah. Laki-laki yang ketika bertemu pertama kali memberi saya kesan dengan senyumnya yang begitu meneduhkan. Dan laki-laki yang membuat saya begitu menggilai laki-laki berjenggot. Dan tuan muda yang akhirnya memelihara jenggotnya, karena saya suka itu πŸ˜€

Kemarin malam, setelah sekian lama, kami bertemu lagi di ruang maya. Saya menyapanya, dengan nick yang saya buat karena dia. 5 tahun yang lalu, dan saya tetap memakainya hingga sekarang. Anehnya, tak ada lagi debar itu. Chit-chat yang sangat biasa. Mengingat, ketika dulu kami saling berkirim sms begitu intens, tentu saja disertai debar pada pihak saya.

5 tahun lalu, dan itu bisa menghapus rasa yang dulu pernah tumbuh subur dan membuncah dalam hati saya. Dia sudah menikah sekarang. Tapi sepertinya dia enggan membahas itu dengan saya, karena ketika saya tanya tentang istrinya dia tak menjawabnya. Mungkin dia ingin membuat itu menjadi privasinya. Saya senang bisa bertemu lagi dengannya. Menyapanya. Berbincang sedikit. Tapi saya tau, tak akan lebih. Waktu membantu saya menghilangkan segala rasa itu, karena saya tak ingin melupakannya. Laki-laki berjenggot dengan senyum teduh dan santun itu.

PS: thanks for that nice chat pak πŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: