Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Segores Lagi

ntah dari mana aja

Mereka bilang kita merapuh, karena berdiri pada pondasi yang lemah. Mestinya, kau dan aku tak begitu saja mempercayai itu. Mestinya, masih ada hal yang bisa membuat kita terus berjalan, melangkah, bergandeng tangan. Tapi waktu, bukan serupa gunung yang memaku pada tempatnya. Waktu serupa awan yang berarak panjang, mengikuti arah angin, terus berjalan. Dan kita tak kuasa mengingkar waktu.

 

Aku tak ingin merapuh bersamamu. Biarlah, kita putuskan untuk membagi jalan ini menjadi dua bagian utuh. Membagi kita menjadi aku dan kamu. Karena, bersama waktu, aku kembali bisa menguatkan hatiku. Dan menjadikan cinta berteman dengan logikaku.

 

 

 

 

 

 

pro : my dearest friends, wherever you are

 

Terkadang, cinta memang salah memilih tempat berlabuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: