Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Tak Ada Judul

Mungkin, setelah hari ini saya akan diberi gelar sebagai dosen dan pengawas ujian yang sok galak. UAS kali ini mungkin tak mudah buat mereka, yang biasanya (mungkin) dengan bebas akan memperoleh jawaban pertanyaan entah dari mana.

Satu semester, masih kurang untuk bisa memahami seluruh mata kuliah yang saya ajarkan. Saya mengerti segala keterbatasan yang terjadi pada semester ini. Waktu kuliah yang terpotong beberapa kali cuti bersama, keterbatasan saya pada penguasaan ilmu dan menjelaskan, keterbatasan mereka dalam mengerti, dan hal-hal lain yang terjadi selama satu semester ini.

Saya yakin, dalam benak mereka hari ini, saya adalah orang yang paling menyebalkan yang pantas dicaci maki karena membiarkan mereka dalam kesusahan ini. Jika itu yang terjadi, dari awal saya sudah mengingatkan, bahwa mata kuliah saya pada prosesnya akan sangat mudah. Saya membiarkan mereka untuk bertanya dan berdiskusi soal mata kuliah ini dan hal-hal lain yang ingin mereka ketahui. Dengan segala kesepakatan yang sudah saya dan mereka buat ketika pertemuan pertama.

Tapi, jika segala kemudahan yang saya berikan pada mereka selama satu semester ini diartikan lain, maka saya harus membuat mereka mengerti tentang siapa saya dan apa ingin saya pada mereka kelak. Bahwa hidup bukan sekedar urutan A, B, C pada transkrip nilai mereka. Tapi juga pertanggungjawaban yang harus mereka pikul ketika ada seseorang bertanya, apa yang bisa kalian lakukan terkait dengan nilai bagus yang ada di transkrip nilai kalian.

Kejam? Terserah. Yang saya lakukan sekarang, bukan karena ego saya. Tapi harapan saya terhadap alumni almamater yang juga pernah menjadi tempat saya menimba ilmu selama 4 tahun lebih. Jika pun kalian tak mengerti tentang hal ini, sekarang. Kelak, kalian akan paham apa yang saya maksud hari ini.

2 responses to “Tak Ada Judul

  1. dinneno 16 Januari 2012 pukul 11:05 am

    Mahasiswa harus tahan banting, biar mereka siap menghadapi skripsi dengan tingkah dosen yang beragam. Selama kuliah itulah seharusnya mahasiswa belajar untuk siap menghadapi masa-masa sulit nanti.

    • weirdaft 16 Januari 2012 pukul 12:19 pm

      Seharusnya seperti itu.kuliah itu, meski pun bayar berjuta-juta, nggak berarti mahasiswa bisa seenaknya sendiri.segala hal yg didapat, itu harusnya dari hasil belajar, bukannya instant.supaya segala nilai yg tercantum di transkriip nilainya nanti bisa dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: