Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Muda, Foya-foya (?)

Usaha karaoke keluarga memang menjamur di Medan. Karaoke yang tadinya lekat dengan image negatif, sekarang disenangi masyarakat. Dari semua kalangan umur. Rasanya, tak aneh lagi memang, kalau sekumpulan laki-laki dan perempuan baik-baik, kalau punya waktu senggang akan bilang “Karaoke-an, yuk”. Coba kalau dulu, pasti sudah dicap anak nakal.

Tapi, saya juga tetap terkaget-kaget waktu ada beberapa mahasiswa, usai saya mengajar di kelas mereka, tiba-tiba bersuara “Woy, karaoke-an yuk. Disitu aja. Aku punya gratisan,nih.” Saya sempat terdiam mendengar celetukan mereka. Dan sore kemarin, di perjalanan ke kampus dari kantor, di karaoke yang terletak di jl. Guru Patimpus ramai saya lihat anak-anak berseragam SMA berkumpul diparkiran depan karaoke. Keliatannya mereka baru selesai menghibur diri sambil bernyanyi-nyanyi disana. Dan kembali saya terdiam. Heran. Kok pihak karaoke mengijinkan anak-anak berseragam sekolah masuk ke situ ya.

Dan anak-anak itu, yang seharusnya belajar, atau berkegiatan yang lebih positif lagi kenapa mainnya malah ke tempat karaoke. “Tapi kan nyanyi-nyanyi itu kan kegiatan positif,” mungkin ada yang akan protes seperti itu. Iya, kalau dilakukan usai pulang sekolah dan berganti baju, nggak menggunakan seragam sekolah, jadi lebih dahulu pulang ke rumah, kerjain pe-er dan ijin dengan orang tua. Pasti acara karaoke-an mereka akan positif. Dan kalau mau lebih positif lagi, bisa dengan mengumpulkan teman-teman untuk bentuk band bersama. Selain belajar bermusik, bisa saja dari situ dapat penghargaan.

Jujur, saya sendiri juga pernah ikutan karaoke-an. Itu juga baru sekali dan dibayarin kantor😀 Kalau kemudian ada yang mengajak lagi, mungkin akan saya tolak. Saya lebih suka ke bioskop dan menikmati karya seni yang lain dari pada mempermalukan diri dengan suara sumbang yang saya punya😀

Berfoya-foya Bersenang-senang itu memang tak dilarang. Apalagi kalau kita punya kegiatan padat, menyita waktu, tenaga dan fikiran dan kita butuh hiburan untuk menyegarkan diri. Tapi, selagi kita memang masih benar-benar muda, usul saya sih, sebaiknya kita cari kegiatan yang jauh lebih bermanfaat. Sesekali bolehlah ber-karaoke ria. Yang penting nggak kecanduan, atau malah terjadwal. Misalnya seminggu sekali harus karaoke-an. Masih banyak kok hiburan dan kegiatan lain yang bisa bikin fresh badan dan fikiran terutama. Dan untuk adek-adek SMA, nikmati saja masa remaja kalian, seperti remaja yang lain. Lima atau tujuh tahun ke depan, kalian nggak akan dipandang heran lagi kok kalau keluar masuk karaoke secara terjadwal. Atau mungkin kalau mau bikin usaha karaoke keluarga sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: