Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Ramadhan Kareem

Alhamdulillah, bertemu lagi dengan Ramadhan tahun ini. Ramadhan yang berbeda. Memang, setiap Ramadhan pasti selalu berbeda, istimewa. Mungkin karena bulan ini memang juga sangat istimewa. Kehilangan sesuatu, mendapatkan sesuatu, mewarnai setiap Ramadhan yang saya lewati. Begitu pula kali ini.

Ramadhan kesepuluh tanpa Emak, yang bagi saya masih begitu terasa kehilangannya. Ramadhan pertama bersama seorang suami, dan calon anak. Ramadhan pertama yang membuat saya lebih bertanggung jawab, mengingat beberapa bulan lagi, saya dan suami akan dilengkapi oleh seorang makhluk manis, hadiah terindah, Insya Allah. Ah, selalu ada yang baru dalam setiap Ramadhan. Selalu penuh makna :’)

Maka, nikmat Tuhan yang mana lagi yang harus saya dustakan, jika begitu banyak nikmat yang bisa saya reguk dalam manisnya Ramadhan yang saya lewati setiap tahun? Alhamdulillah, kondisi saya juga begitu baik, sehingga masih bisa berpuasa. Walau ada kerinduan, karena saya tak bisa mengikuti taraweh di masjid atau di rumah. Junior juga sepertinya mengerti, bahwa ibunya tak ingin melewati moment indah ini dengan membiarkan saya berpuasa, dan dia mendukung dengan tidak rewel ketika siang hari saya harus menahan lapar dan haus.

Maka, nikmat Tuhan yang mana lagi yang harus saya dustakan? Tak ada. Seharusnya tak pernah ada. Seharusnya hanya rasa syukur.

Semoga kita semua bisa melewati bulan mulia ini dengan pun rasa syukur dan nikmat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: