Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

#30HariFF : Boneka Cantik

a lovely doll

a lovely doll

Aku hanya bisa menatap iri pada gadis kecil yang tertawa riang dipelukan ibunya. Mengingatkanku pada tahun-tahun penuh keindahan yang sudah begitu lama berlalu. Tak bisa kusembunyikan betapa iri aku melihat kebahagiaannya. Meski aku tau, dia menyayangiku seperti saudaranya sendiri. Aku hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk merasakan kebahagiaan seperti yang dia rasakan. Waktu yang tepat, dan semoga tak perlu menunggu waktu yang lama.

Pernah aku merasakan kebahagiaan yang sama ketika aku masih menjadi gadis kecil. Memeluk ibuku erat, berpangku manja pada ayahku, lelaki tampan yang selalu memberikan kecupan mesra setiap pagi dan malam. Semuanya begitu membahagiakan, sampai aku bertemu dengannya. Boneka cantik berbaju biru dengan senyum manis pada bibirnya yang merah.

Gadis kecil itu meraih tanganku. Tersenyum dan bercerita dengan penuh binar bahagia kepadaku. Aku membalas senyumnya. Membiarkannya bercerita. Lalu dia memelukku erat. Aku menunggu saat dia menciumku pada bibir merahku. Seperti biasa.

Tapi kali ini, tak akan seperti biasanya. Karena inilah saatnya kami bertukar tempat. Ini adalah purnama ke tiga belas yang sudah aku lewatkan di rumah Mischa, nama gadis kecil itu. Dan purnama ke tiga ratus yang aku lewati dengan penuh kesabaran, sebagai sebuah boneka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: