Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

#31HariFF : Secangkir Kopi (sangat) Pahit

kopiRadja menyeruput kopi hitamnya perlahan-lahan sambil memperhatikan teman-temannya yang tertawa-tawa senang memandangi hasil operasi hari ini. Tak disangka, strateginya berhasil lagi. Toko emas terbesar di kota ini berhasil dijarah dengan sukses. Dan dia tak perlu capek-capek untuk ikut melakukan operasi ini. Cukup dengan berpikir, dan memantau keadaan dari luar, tanpa harus terlibat langsung.

Radja kembali menyeruput kopi hitamnya perlahan-lahan. Aahh.. nikmat sekali kopi buatan Dorman kali ini. Teman-temannya mulai membereskan emas-emas yang masih berbentuk perhiasan itu. Radja kembali menyeruput kopinya. Sambil berpikir, kali ini kopinya terasa lebih pahit dari biasanya. Lalu, entah mengapa matanya menangkap emas yang telah dibagi-bagi menjadi beberapa tumpukan. Radja kontan berang.

“Hei, mau diapakan emas-emas itu? Kumpulkan lagi!! Kita akan meleburnya sebelum menjual. Jangan bodoh!! Kalian mau ketahuan?!?” bentaknya pada teman-temannya yang tak mempedulikannya. Mereka masih saja membagi-bagi emas-emas itu.

“Hei!!” Radja bangkit, tapi kemudian terduduk kembali, merasakan pusing yang menyerang kepalanya tiba-tiba. Lalu memandang kopinya dengan nanar. Dorman menghampirinya.

“Kami sudah sepakat. Ini adalah terakhir kali kita bekerja sama. Kami akan pulang ke kampung. Membuka lembaran baru disana. Maaf. Kami terpaksa tidak mengikutsertakanmu. Karena kamu pasti tak akan setuju,” Dorman mendekati Radja yang memegang kepalanya.

“Kalian sudah merencanakan ini sebelumnya ternyata!” Radja menahan amarah sekaligus sakit kepala. Dorman mengangguk. Menepuk bahu Radja yang akhirnya tersandar. Nafas Radja mulai sesak, seiring mual yang mendorong isi perutnya keluar.

“Kopi itu…” Nafas Radja tersengal, memandang kopi hitamnya yang tadi terasa lebih pahit sebelumnya. Dorman mengangguk sedih, memandang tubuh Radja yang perlahan-lahan tak bergerak

2 responses to “#31HariFF : Secangkir Kopi (sangat) Pahit

  1. david hutagalung 13 Desember 2013 pukul 12:04 pm

    mantep kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: