Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Menjual Kenangan

Kemarin, notifikasi Line saya menyampaikan pesan mengejutkan. Ada Apa Dengan Cinta 2014. Hah??!? Itu film udah 12 taun yang lalu kan? Itu film rilis tahun 2002, waktu saya masih semester 3. Artinya sekarang saya udah tua hehehehe… Film AADC waktu itu jadi booming karena awal taun 2000-an waktu itu adalah awal kebangkitan lagi film Indonesia yang sebelumnya cuma diisi film-film nggak mutu yang cuma ngandalin paha sama dada aktrisnya. Lalu kemudian muncullah film-film lain, sampai sekarang. Mendapatkan tiket film AADC waktu itu penuh perjuangan. Bioskop-bioskop dulu juga nggak kayak sekarang. Kalo dulu, kita mesti saingan sama calo tiket, yang dulu mestinya harga selembar tiket cuma 10000, bisa jadi 25000 kalo belinya dari calo. Sekarang sih, nggak perlu ada calo, karena beli tiket juga udah bisa online kan. Nah, balik lagi ke 12 tahun yang lalu. Ketika saya dan kawan-kawan sekelas di kampus sepakat untuk nonton film yang pertama kali diputar di Medan. Bukan gampang, mesti desak-desakan, eh udah gitu sampe depan loket ternyata tiket udah abis, bahkan sampai 2 jam pemutaran film berikutnya. Gila kan calo-calo itu. Dan calo-calo itu juga nggak berhenti di hari pertama, tapi juga hari-hari berikutnya. Akhirnya, berhasil juga nonton film itu setelah beberapa hari film akan habis masa putarnya. Dan sekarang, setelah 12  tahun berlalu, sebuah notifikasi dari sebuah media sosial mengantarkan segala kenangan pada saat itu. Ketika masa muda masih tersandang angkuh dibahu saya. Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014. Lengkap dengan pemain utamanya, Cinta (Dian Sastro), Rangga (Nicholas Saputra), Carmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscilia), Alya (Ladya Cherryl) dan Maura (Titi Kamal). Pastinya, semua sudah tumbuh menjadi lelaki dan perempuan dewasa dengan kehidupan yang jauh berbeda dari ketika mereka masih SMA. Marketing LINE ini memang pinter. Kenapa saya bilang menjual kenangan ? Berapa banyak orang yang begitu ingin kembali pada kenangan? Pada cinta pertama? Banyak kan? Tapi, selain mesin waktu memang belum terbukti ada, apa lagi yang bisa mengembalikan kita pada masa lalu, kecuali kenangan? Dan sepertinya itu yang memang ingin dijual Line. Perpisahan Cinta dan Rangga di bandara, yang walaupun ada lanjutannya dengan dibuatnya sebuah sinetron tetap nggak bisa menjawab rasa penasaran penggemar film AADC. Setelah 12 tahun berlalu, berkat sebuah aplikasi pada LINE, akhirnya Rangga menemukan Cinta. Dan berkat Line pula, segala kenangan tentang Cinta dan Rangga berkelebat di benak masing-masing. Tentang perpisahan yang sudah 12 tahun berlalu. Kalo saya bilang, selama 2 hari ini demam AADC berhasil melanda hampir seluruh media sosial yang saya punya akunnya. Semua angkatan tua kayak saya :D, yang waktu itu masih esempe, esema dan yang kuliah (kayak saya, iya iya, saya emang udah tua!!) yang pernah begitu menikmati film ini dan penasaran dengan cerita Rangga-Cinta, pasti akan merasakan nostalgia, kenangan dan reuni yang sama dengan AADC 2014 ini. Ide penjualan seperti ini seharusnya pun ditiru oleh perusahaan lain. Supaya iklan nggak melulu tentang menjual produk. Tapi, iklan tentang menjual kenangan seperti ini, pasti akan berhasil. Line sudah membuktikannya. Salute!!  

Iklan

2 responses to “Menjual Kenangan

  1. BADIA COOLSZ 8 November 2014 pukul 12:30 pm

    Aku masih SD kelas 5 lho dulu nonton film ini, dulu aku nonton via VCD Bajakan kak hahahaha
    maklum di lubuk pakam belum ada bioskop hahaha
    tapi walaupun aku masih SD kisah cintanya masih layak untuk di tonton anak dibawah umur, karna tidak berbau unsur sexy ataupun pornography !
    tapi kalau dipikir-pikir lagi apa mungkin ya udah 12 tahun masih single ?, udah kayak lagunya kunto aji dong “Sudah terlalu lama sendiri” *Nyanyi
    hahahahaha

    • weirdaft 8 November 2014 pukul 12:40 pm

      hahahaha…. kelas V SD nontonnya film ginian *jitak*

      iya ya, sebenarnya sih agak diluar logika ya Bad. 12 taun berlalu, tapi semuanya masih single. pacar aja pada nggak punya. kenapa pertanyaan pertamanya bukan “Udah nikah?” iya kan hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: