Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

(Menuntaskan) Mimpi

Impian itu masih ada. Masih disana. Menunggu untuk diraih dan diwujudkan. Hingga entah. Saat ini, sedang menjalani hidup, menuntaskan takdir yang tertulis. Hingga entah. Semoga, saat itu akan datang. Saat ketika segala mimpi terwujud, dengan ikhlas. Kusebut ikhlas, karena tugasku sebagai ibu adalah harus mendampingi anak-anakku meraih kebahagiaan mereka, menyampingkan inginku yang memang tercipta jauh sebelum mereka terlahir, sebagai cinta.

Menjalani takdir sebagai ibu, bukanlah beban. Dan tak akan pernah jadi beban. Jikapun, segala mimpi hanya akan menjadi mimpi dan tergantung disana, aku tetap harus ikhlas.

 

*menulis ini diantara rengekan Attar yang minta diangkat, pertanyaan Yash yang berulang-ulang dan petikan gitar lagu Dia dari ayahnya*

Medan, 8 Februari 2017
23:58 WIB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: