Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Daily Archives: 2 Juni 2017

Toilet Training – #NulisRandom2017

– Hari ke 2 –

Melatih hal-hal mengenai apa saja ke Yash, nggak terlalu sulit. Memintanya mengucapkan maaf ketika melakukan kesalahan, mengucapkan terima kasih ketika sudah dibantu atau diberikan sesuatu dan meminta tolong. Melatihnya untuk meletakkan piring dan gelas kotornya ke wastafel juga mudah. Sekali saja, Yash langsung paham, bahwa ketika selesai makan, harus meletakkan piring dan gelas kotornya langsung ke wastafel. Bahkan, ketika tablet-nya rusak, kami juga nggak terlalu sulit mengalihkan perhatiannya ke mainannya yang lain. Setiap kali dia ingat bahwa tablet-nya rusak, dia akan langsung bilang, “Tablet Yash rusak ya, Mah?” Dan dia tak akan memaksa untuk meminjam handphone saya atau ayahnya. Sejauh ini, mainan digitalnya hanya sebuah playpad yang berisi latihan huruf hijaiyah, mengaji dan alfabet. Alhamdulillah, sejauh ini Yash sudah mulai belajar menghafal surah Al-Fatihah, meski dengan pelafalan yang belum sempurna.

Diusianya yang ke 3 tahun 6 bulan, Yash masih tergantung pada pospak. Dari pagi sampai pagi lagi. Tak lepas dari pospak. Kalau sejam saja tidak dipakaikan pospak, pipisnya akan berceceran dimana-mana. Belum lagi kalau poop. Saya sampai nggak enak sama orang-orang dirumah, karena najisnya pasti bikin batal wudhu.

Maka, toilet training merupakan latihan yang paling sulit, bukan cuma buat Yash, tapi juga buat saya. Belum lagi cerita-cerita emak-emak di kantor yang bercerita dengan bangga, bahwa anaknya pakai pospak hanya tidur malam saja, bikin saya terintimidasi dengan lambatnya toilet training Yash. Apalagi saya nggak seharian dirumah. Melepaskan toilet training Yash ke adik saya, cuma nambahin repot aja. Akhirnya, saya dan suami memutuskan, bahwa tolet training ke Yash harus dilakukan perlahan-lahan, sampai dia benar-benar paham. Maka, setiap kali saya libur, maka seharian Yash tanpa pospak. Sesekali dia ingat, kalau pengen pipis dia laporan, “Mah, Yash mau pipis,” maka saya akan buru-buru mengajaknya ke kamar mandi. Tapi yang lebih sering adalah, pipisnya udah keluar, baru laporan 😀

Cara itu memang nggak efektif, tapi masih lumayan daripada tidak dicoba sama sekali. Dua minggu pertama, setiap bangun pagi, lepas pospak dan setelah mandi pagi baru pakai lagi sampai Malam. Yang jelas, setiap bangun pagi Yash harus terbiasa dulu pipis di kamar mandi. Dan tiap kali lepas pospak, lebih sering kecolongan. Pipis dulu baru laporan. Kalau sudah begitu, maka saya siap-siap kain pel untuk membersihkan lantai, dan mengepelnya juga lebih dari dua kali, supaya benar-benar bersih.

Sebulan kemudian, Yash mulai terbiasa tanpa pospak di siang hari. Dan malamnya ketika tidur tetap pakai pospak sampai pagi. Lumayan. Yash mulai biasa pipis dan poop, di kamar mandi. karena setiap kali mau pipis, Yash akan minta ke kamar mandi. Begitu juga kalau mau poop, Yash selalu bilang, “Mah, Yash mau jongkok”, karena dirumah Ayah saya masih menggunakan toilet jongkok. Hasilnya, setiap kali mau poop, Yash selalu bilangnya jongkok.

Sekarang, sudah 2 minggu ini Yash tidur malam tanpa pospak, dan nggak ngompol. YEAY!! Alhamdulillah. Diusianya yang ke 3 tahun 8 bulan, Yash sudah benar-benar lepas dari pospak. Dari pagi sampai malam. Setiap malam sebelum tidur, harus pipis dulu, cuci kaki, cuci tangan dan sikat gigi. Mungkin metode toilet training yang kami lakukan tidak terlalu efektif, karena membutuhkan waktu 2 bulan untuk Yash benar-benar lepas dari pospak.

Mungkin memang metode toilet training tiap anak berbeda-beda. Tergantung kesabaran emaknya untuk ngepel lantai membersihkan ceceran pipis di lantai 😀

 

Iklan