Tentang Kata

hanya sekedar kata-kata

Category Archives: puisi

Is that worth?

Seberharga itukah kamu untuk kuperjuangkan?
Untuk ku bela?
Untuk kupertahankan?

Apakah harga yang harus ku bayar pantas untuk mendapatkanmu?
Cukup pantaskah aku melanggar semua aturan hanya untukmu?
Cukup pantaskah aku melawan semuanya hanya untuk membuatmu tinggal disini?

Paling tidak, beri aku satu keyakinan,
bahwa kau memang pantas untuk kupertahankan!!

Fragile

aku memang tak sekuat itu,tapi aku juga tak serapuh yang kau pikir

jangan mencobaku

atau sekedar membangunkan iblis yang sedang tertidur tenang didalamku



Smell

books_pheromoneAku membauimu dikerah kaosku
Membauimu ditelapak tanganku
Bahkan saat ini kau tak ada disini

Entah pheromone
Atau parfummu
Yang jelas, terasa begitu familiar
Menyapa hidung, hingga otakku
begitu hafal dengan aroma itu

Aku membauimu, disekitarku
Di lingkup udaraku
Di atmosferku

bisakah, tuan muda?

bisakah nanti, aku bilang padamu, tuan mudaku
“akhirnya ku menemukanmu?”

sebuah pertanyaan tentang perih
tentang perjalanan yang telah tertempuh cukup panjang
tentang waktu yang terlewati
tentang jarak yang ternyata tak bisa kita abaikan

bisakah tuan muda,
menyentuhmu bukan lagi hanya khayalku
mendekapmu tak lagi hanya imaji
memandangmu bukan lagi dalam sebuah bentuk bernama digital?

meski tau, bahwa jarak bukan kawan yang baik untuk cinta,
sama seperti logika,
aku sempat berpikir bahwa jarak bukan apa-apa
tapi ketika semua hal harus berubah tiba-tiba
aku mulai yakin bahwa, jarak ternyata sesuatu

ah tuan mudaku,
bisakah nanti aku bilang padamu,
“akhirnya ku menemukanmu?”

Lagi dan lagi

Kubiarkan kau mematahkan hatiku
Lagi
Dan lagi
Dan lagi

Dan kubiarkan kau membalutnya
Lagi
Dan lagi
Dan lagi

Tetap perih
Tetap sayang
Tetap ingin disini

Jadi, jangan pergi kemanapun